Postingan

kata Duri

sesal itu selalu ada,  ketika  sang puan tak tahan lagi meredup emosi menahan rasa, namun tak kuasa lagi menahan diri  sekejap ingin redup, seketika pula mulai memuncak  sampai akhirnya tak mampu lagi lahirlah ia kata, yang tak sadar telah menjadi duri  padahal sang puan hanya ingin dimengerti ia kesepian, ia butuh sandaran sederhananya ia merindukan